SELAMAT DATANG di BLOG LUKMAN CENTER 89

SETIA HINGGA AKHIR DALAM KEYAKINAN

Kamis, 08 September 2011

MEMBANGUN KEMBALI INDONESIA RAYA

8 Program Aksi untuk Kemakmuran Rakyat
         
1. Menjadwalkan Kembali Pembayaran Utang Luar Negeri
  • Mengalihkan dana pembayaran utang luar negeri sebagai modal untuk membiayai program  pendidikan, kesehatan, pangan, dan energi yang murah serta ramah lingkungan

2. Menyelamatkan Kekayaan Negara untuk Menghilangkan Kemiskinan
  • Menjadikan BUMN sebagai lokomotif dan ujung tombak kebangkitan ekonomi
  • Menghentikan penjualan asset Negara yang strategis atau yang menguasai hajat hidup orang banyak
  • Meninjau kembali semua kontrak pemerintah yang merugikan kepentingan nasional
  • Mewajibkan eksportir nasional yang menikmati fasilitas kredit dari Negara untuk menyimpan dana hasil ekspornya di bank dalam negeri
  • Membangun industry pengolahan untuk memperoleh nilai tambah
         
3.  Melaksanakan Ekonomi Kerakyatan
  • Mencetak 2 juta Ha lahan baru untuk meningkatkan produksi beras, jagung, kedelai, tebu yang dapat mempekerjakan 12 juta orang
  • Mencetak 4 juta Ha lahan untuk aren (bahan baku etanol) yang dapat mempekerjakan 24 juta orang
  • Membangun pabrik pupuk urea dan NPK dengan total kapasitas 4 juta ton
  • Memperbesar permodalan lembaga keungan mikro untuk menyalurkan kredit bagi rakyat kecil
  • Membangun sarana transportasi missal
  • Meningkatkan pendapatan per kapita USD2.000 menuju USD4.000
4. Delapan Program Desa
  • Listrik desa
  • Bank dan Lembaga keuangan desa
  • Koperasi desa, lumbung desa, pasar desa
  • Air bersih
  • Klinik desa
  • Pendidikan desa
  • Infrastruktur pedesaan dan daerah pesisir
  • Rumah desa pedesaan
  5. Memperkuat Sektor Usaha Kecil
  • Prioritas penyaluran kredit perbankan kepada petani, nelayan, dan pedangang kecil
  • Melarang penyaluran kredit bank pemerintah untuk pembangunan perumahan mewah, mall, serta proyek-proyek mewah lainnya
  • Melindungi pedangang pasar tradisional dengan melarang pembangunan pasar swalayan berskala besar yang tidak sesuai dengan undang-undang
  • Melindungi dan memperjuangkan hak-hak buruh migrant (TKI)
  6. Kemandirian Energi
  • Membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi dan air (10.000 MW)
  • Menyediakan sumber energi dengan mendirikan kilang-kilang minyak, pabrik etanol dan pabrik DME (Pengganti LPG)
  • Membuka 2 juta Ha hingga 4 juta Ha hutan aren dengan system tanaman tumpang sari ntuk produksi bahan bakar etanol sebagai pengganti BBM impor. Pembukaan lahan ini akan menjadikan Indonesia sebagai pengekspor bahan bakar nabati setelah 7 tahun masa tanam (4 juta Ha hutan aren menghasilkan sekitar 56 juta MTetanol/tahun)
  7. Pendidikan dan Kesehatan
  • Mencabut undang-undang badan hukum pendidikan. Pencabutan pajak buku pelajaran dan menghentikan model penggantian buku pelajaran tiap tahun.
  • Membagi sedikitnya 1 juta laptop kepada mahasiswa per tahun
  • Melaksanakan kembali program Keluarga Berencana (KB)
  • Meningkatkan peran PKK, Posyandu, dan Puskesmas
  • Menempatkan sarjana dan dokter melalui program pemerintah terutama di kantong-kantong kemiskinan
  • Menggerakkan revolusi putih dengan menyediakan susu untuk anak-anak miskin
8. Menjaga Kelestarian Alam dan Lingkungan Hidup 
  • Melakukan penghijauan kembali 59 juta Ha hutan yang rusak serta konservasi aneka ragam hayati dan hutan lindung
  • Mengamankan dan merehabilitasi daerah aliran sungai
  • Mencegah dan menindak tegas pelaku pencemaran lingkungan
  • Melindungi flora dan fauna sebagai bagian dari asset bangsa.******


   

    Selasa, 06 September 2011

    RACHMADI A.RACHIM

    SAHABAT, SELAMAT JALAN
    Rest In Peace (RIP)

    Dia, Rachmadi A.Rachim, wafat 3 September 2011, seorang sahabat yang saya kenal sejak tahun 2006 melalui seorang kawan yang juga sudah kembali ke sisi Allah Swt beberap tahun silam. Sebagai aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kampper Kaltim, pikirannya yang dia curahkan untuk pembangunan Kaltim yang lebih sejahtera melalui pemberantasan korupsi membuat saya tertarik kepadanya. Kritikannya yang tajam serta langkah-langkahnya yang nyata di lapangan membuatnya disegani pejabat dan disenangi teman-temannya sesama aktivis meskipun dari lingkup yang berbeda.

    Dua pokok pikirannya yang dalam beberapa kali pertemuan dan pembicaraanya dengan saya yang menjadi harapannya adalah bagaimana Kaltim bisa bebas dari perilaku korupsi para pejabatnya dan bagaimana sumber daya alam Kaltim bisa dikelola sebaik-baiknya untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat Kaltim. Hal yang paling disorotinya adalah soal penguasaan pertambangan batubara oleh segelintir perusahaan yang memegang ijin dari pemerintah pusat dan mengabaikan kepentingan daerah. Dia kemudian menunjuk perusahaan seperti Kideco di Kabupaten Paser, menurutnya, perusahaan itu terlalu banyak mengangkangi wilayah konsesi pertambangan batubara. Harusnya ijin PKP2B (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara) yang dimiliki perusahaan asal Korea Selatan itu dapat dipecah oleh pemerintah untuk dibagikan pengelolaannya kepada masyarakat lokal atau Kaltim yang memiliki kemampuan.

    Pemikiran dan tindakannya yang elegant dalam mengkritik namun tetap santun dalam penyampaiannya merupakan ciri khasnya, dekat dengan sejumlah tokoh nasional seperti Mantan Pangdam VI Wirabuana Mayjen (Purn.) Sulatin Umar yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan pengawas Badan Urusan Logistik (Bulog) merupakan putera Kaltim kelahiran Samboja Kutai Kartanegara, H.Muhammad Dja'far Siddiq salah seorang putera terbaik Kaltim yang pernah menjadi anggota DPR RI selama 33 tahun. Terlebih lagi dengan pejabat di daerah begitu banyak yang dekat dengannya, hal inipun dibuktikan saat hendak dikuburkan, sejumlah pejabat Kaltim dan mantan pejabat Kaltim hadir melayat ke rumah duka di antaranya Wakil Gubernur Kaltim H.Farid Wadjedy yang sekaligus didaulat melepas jenazahnya, di sana juga nampak mantan Kepala Dinas PU Kaltim H.Awang Dharma Bhakti, mantan Walikota Samarinda H.Achmad Amins, Mantan Kepala Bappeda Kaltim H.Sulaiman Gafur, Mantan anggota DPRD Kaltim H.Hatta Zainal, H.Alwy AS. Dari kalangan aktivis ada Koordinator Jatam Ocha.

     Bagi saya, sulit melukiskan hubungan kedekatan kami selama ini, dia sebagai sahabat, sebagai guru, sebagai panutan dalam beberapa hal, pemberi inspirasi, teman berdiskusi tentang banyak hal terutama menyangkut persoalan Kaltim. Pertemuan terkakhir kami adalah saat acara dialog di TVRI Kaltim tentang perjuangan Judicial Review di Mahkamah Konstitusi terkait UU 33/ 2004 tentang Perimbangan Keungan Pusat dan Daerah garapan Majalah Bongkar. Meski kondisi kesehatannya sudah tidak fit, namun dia tetap hadir di acara itu.

    Peristiwa bersejarah yang insya Allah tidak bisa saya lupakan dengannya adalah ketika mengantarkan H.Nusyirwan Ismail ke Samarinda Seberang saat  berhasrat mencalonkan diri sebagai walikota Samarinda. Atas prakarsa sahabat saya yang lebih sering saya panggil Bang Rachmadi (Almarhum), dia mengatur sebuah pertemuan dengan seorang tokoh masyarakat penting dan terpandang di Samarinda Seberang.

    Saat itu, dalam guyuran air hujan yang lebat di malam Jumat bertiga kami menemui salah seorang Tokoh Masyarakat Bugis bernama Andi Adele untuk bersilaturrahmi sekaligus meminta dukungan, Beliau adalah  keturunan Lamohang Daeng Mangkona pendiri Kota Samarinda. Karena hujan deras, kami menerobos gelapnya malan melalui gang sempit di sela-sela rumah orang karena lampu padam, akibatnya kami datang terlambat sehingga kebanyakan pemuka-pemuka masyarakat yang tadinya menunggu sudah banyak yang pulang. Namun demikian pertemuan itu berjalan dengan lancar. H.Nusyirwan mendapatkan dukungannya meski kemudian urung menjadi calon walikota karena keadaan waktu itu yang memaksanya harus memilih menjadi calon wakil walikota mendampampingi Sjahari Ja'ang.

    Selamat jalan sahabat, selamat jalan abang...saya tahu masih banyak cita-citamu yang belum terwujud untuk mensejahterakan rakyat Kaltim namun percayalah apa yang ada dalam pemikiran abang untuk Kaltim ke depan telah tertanam dalam di benak dan hati sanubari saya. Insya Allah cita-cita mulia itu akan saya perjuangkan sampai batas mana Allah Swt memberikan umur kepada saya. Semoga Allah menerima dan melipat gandakan amal ibadah abang, memberikan kenikamatan di alam kubur abang dan memasukkan abang di dalam jannatun naim di yaumil akhir nanti...Amin ya rabbal alamin...*****