TAWARAN MASUK PKP INDONESIA
MALAM tanggal
21 April 2013, Rudiansyah salah seorang rekan di Partai Gerindra menelpon saya
menyampaikan kalau dirinya tidak lolos dalam penjaringan bakal caleg Partai
Gerindra Samarinda yang diikutinya, sesungguhnya saya sedih mendengar itu.
Mengingat dia ini adalah salah seorang anggota Partai Gerindra yang pernah
digembleng di Hambalang, sebuah tempat yang oleh orang-orang Partai Gerindra
sangat di kenal.
Kepada saya,
Rudiansyah menyampaikan akan bergabung dengan Partai Keadilan dan Persatuan
Indonesia (PKP Indonesia) dan melamar menjadi bakal calon anggota legislatif di
sana, masih ada peluang di sana, kata Rudiansyah. Informasi ini didapatnya dari
Abdon Sitanggang, salah seorang pentolan Partai Gerindra di Kaltim yang
terlebih dahulu keluar dari Partai Gerindra karena kecewa atas pergantian
H.Damanhuri sebagai Ketua DPD Gerindra Kaltim. Abdon Sitanggang teiah bergabung di PKP INDONESIA dan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Kaltim.
Singkat cerita,
Rudiansyah mengajak saya bergabung di PKP Indonesia. Setelah saya pertimbangkan
dari berbagai sisi, akhirnya saya putuskan menerima tawaran itu dan pada malam
itu juga saya bergerak cepat menemui
Rudiansyah di rumahnya untuk konsultasi mengenai persayaratan kelengkapan
berkas bakal calon anggota legislatif yang harus saya penuhi. Keesokan harinya,
saya mengantarkan berkas itu ke Hotel Violand tempat di mana proses pemberkasan
semua caleg PKP Indonesia Provinsi Kaltim dan Kota Samarinda disusun.
Alhamdulillah,
meski menemui sedikit kendala terkait dapil namun semuanya bisa
berjalan lancar. Maka jadilan anggota Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
(PKP INDONESIA) sejak tanggal 22 April 2013, berselang 10 hari setelah keluar
dari Partai Gerindra pada tanggal 12 April 2013. (****)